3 Tips Memilih Distro Linux

Hosting Unlimited Indonesia

Memilih Distro Linux bukanlah perkara yang susah, pada akhirnya semua distro linux hampir memiliki kesamaan. Tetapi dalam beberapa kasus kita perlu mempertimbangkan distro linux yang akan kita pinang.

Mungkin sudah banyak yang membahas mengenai hal ini, tapi ini adalah tips yang saya buat untuk digunakan sebagai rujukan pada saat akan menentukan distro linux yang akan digunakan. Semua berdasarkan pengalaman pribadi.

Banyaknya distro linux yang ada saat ini tentunya membuat para pemakai komputer terutama pemula yang akan mencoba linux merasakan sedikit membuat kebingungan dalam memilih

Mereka akan bertanya-tanya mengapa sih linux begitu banyak variannya.

Ya..

Sebetulnya hal tersebut adalah salah satu bentuk dari kebebasan yang di berikan oleh Open Source, sehingga dengan mudah orang dapat membuat distro linux sendiri. 

Ambil sisi positif dari hal tersebut adalah semakin banyak pilihan untuk kita dalam menggunakan software legal.

Teruma bagi kita yang belum mampu membeli software legal secara menyeluruh untuk kebutuhan yang ada.

Memang alternatif software free juga banyak tersedia untuk Operating System selain Linux.

Menentukan distro linux yang akan digunakan tidaklah mudah ternyata. Ada aspek-aspek yang harus diperhatikan dalam memilih.

Tidak hanya berdasarkan tampilan yang indah atau saran dari teman saja.

Disini saya akan berikan aspek tersebut yang harus diperhatikan ketika memilih suatu distro yang cocok untuk kebutuhan kerja sehari-hari.

Tips Memilih Distro Linux

1. Kebutuhan

Disini sangat memegang peranan penting, karena klasifikasi ini berdasarkan tujuan dari penggunaan distro tersebut.

Misal digunakan untuk server atau hanya sekadar workstation biasa. Untuk Server dapat menggunakan RedHat, Debian Etch, Fedora, CentOS.

Jika hanya digunakan sebagai workstation maka dapat diambil distro yang mudah untuk digunakan maupun mudah dalam hal instalasi dan konfigurasinya. Contoh : Ubuntu, Mandriva, PCLinuxOS, OpenSuSe, Freespire.

2. Hardware

Disini juga memegang peranan penting terutama untuk workstation atau desktop biasa. Karena untuk Server biasanya distro yang memang sudah ditujukan untuk server sudah bisa mengakomodir kebutuhan hardware yang ada.

Sedangkan untuk Desktop biasa ini agak sulit, karena ada yang menggunakan Laptop maupun PC Desktop biasa.

Untuk yang menggunakan Desktop PC ini tidak terlalu sulit terutama dalam hal Network Card, karena sebagian distro yang ada sudah support dengan baik kebanyakan hardware PC yang beredar dipasaran.

Untuk Laptop ini agak susah, karena hardwarenya beraneka ragam, dan biasanya dukungannya masih sedikit dari para pengembang distro yang ada.

Untuk Laptop lebih yang mempunyai dukungan cukup baik adalah OpenSuSe, Ubuntu, Sebayon, Mandriva, PCLinuxOS.

3. Update

Penting juga memikirkan update terbaru, terutama patch untuk menutup hole / celah keamanan yang ada pada suatu Distro Linux.

Pada distro seperti OpenSuse, Ubuntu, PCLinuxOS tidak hanya pada patch saja yang cepat updatenya namun juga software terbru yang ada.

Lain halnya dengan Debian Etch, yang lebih mementingkan security dari kestabilan suatu software yang akan dipakai, makanya Debian Etch lebih lama mengeluarkan software terbarunya.

Karena lebih tertuju untuk memperbaiki terlebih dahulu hole/security yang ada.

Nah itulah 3 Tips Memilih Distro Linux.

Semoga Bermanfaat dan Jangan Lupa Sholawat.

Divi WordPress Theme

UNLIMITED DOWNLOADS: 500,000+ Website Templates & Design Assets

All the Website Templates you need and many other design elements, are available for a monthly subscription by subscribing to Envato Elements. The subscription costs $29 per month and gives you unlimited access to a massive and growing library of 500,000+ items that can be downloaded as often as you need (stock photos too)!

Tinggalkan komentar

close